Ketika Pena Mati: Jurnalis Tanpa Karya dan Hilangnya Fungsi Kontrol Sosial

GARDA BLORA NEWS — Dunia jurnalisme kini tengah menghadapi krisis kepercayaan publik. Profesi yang seharusnya menjadi penegak kebenaran dan pengawas kekuasaan itu perlahan kehilangan arah.

Di balik gemerlap kartu pers dan atribut media, banyak yang mengaku wartawan namun tak lagi memiliki karya nyata.

Fenomena ini kian mengkhawatirkan, banyak yang hadir di acara resmi hanya untuk mencari saku, bukan menggali fakta atau menulis berita.

Tak sedikit pula yang menggunakan nama ‘wartawan’ untuk kepentingan pribadi, bukan untuk kepentingan publik.

Padahal, fungsi utama jurnalis adalah menjalankan kontrol sosial, mengawasi kebijakan pemerintah, mengkritisi penyimpangan, serta menjadi penyampai aspirasi rakyat.

Namun, fungsi itu kini banyak diabaikan, berita digantikan dengan bisikan, idealisme tergadai oleh amplop, dan etika profesi kian ditinggalkan.

Seorang tokoh pers di Blora menilai, maraknya wartawan tanpa karya ini merupakan sinyal bahaya bagi masa depan media.

“Ketika jurnalis tidak lagi menulis, tidak mencari fakta, dan hanya menunggu imbalan atau saku, maka jurnalisme telah kehilangan jiwanya,” ujarnya tegas.

Ia menambahkan, tanpa kontrol sosial yang kuat, kekuasaan bisa berjalan tanpa pengawasan dan rakyat kehilangan ruang untuk bersuara.

“Fungsi pers bukan sekadar meliput acara, tetapi memastikan keadilan dan transparansi tetap hidup,” tambahnya.

Krisis ini menuntut evaluasi menyeluruh dari para pelaku media. Wartawan harus kembali menegakkan prinsip dasar jurnalistik, verifikasi, independensi, dan tanggung jawab moral.

Kini, sudah saatnya jurnalis kembali turun ke lapangan, menulis dengan nurani, bukan dengan kepentingan.

Sebab, jurnalisme tanpa karya adalah kematian perlahan bagi profesi mulia ini, dan tanpa kontrol sosial, demokrasi akan kehilangan penjaganya.

Pers sejati bukan soal kartu pers, tapi tentang karya, integritas, dan keberanian menegakkan kebenaran.

(Rival)

By admin

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!