GARDA BLORA NEWS, BLORA – Cita rasa kuliner tradisional Blora kembali mendapat ruang untuk bersinar. Di antara ragam kuliner khas Bumi Samin, sate Blora tetap menjadi primadona dengan ciri khas bumbu kuat serta tradisi unik penghitungan sujen atau tusuk sate, yang merefleksikan nilai kejujuran dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Nuansa khas tersebut kini bisa dirasakan di Warung Sate Lek Jan yang beralamat di Jalan Blora–Cepu Km 5, wilayah Seso, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Warung sate ini resmi dibuka pada Kamis (29/1/2026) dan langsung menyedot perhatian para penikmat kuliner, khususnya pecinta sate.

Pemilik Warung Sate Lek Jan, Lek Jan, mengungkapkan bahwa usaha kuliner yang dirintisnya bukan sekadar bisnis, tetapi juga bentuk kontribusi untuk meramaikan khasanah kuliner Blora.
“Harapannya, warung sate ini bisa menambah pilihan kuliner di Blora dan berjalan lancar ke depannya,” ujarnya.
Warung Sate Lek Jan menawarkan beragam menu sate, mulai dari sate kambing, sate sapi atau jagal, hingga sate ayam.
Seluruh menu disajikan dengan racikan bumbu khas Blora yang meresap hingga ke dalam daging, menghadirkan cita rasa gurih dan autentik yang sulit dilupakan.
Salah satu daya tariknya adalah tradisi sujen yang dihitung secara terbuka, sebuah praktik sederhana yang sarat makna tentang kejujuran dan keterbukaan, nilai yang telah lama mengakar dalam kehidupan masyarakat Blora.

Tak hanya unggul dari sisi rasa, warung ini juga menyediakan aneka minuman pendamping seperti es teh, es jeruk, teh hangat, dan jeruk hangat dengan harga yang ramah di kantong.
Fasilitas parkir yang luas turut menambah kenyamanan pengunjung, baik yang datang sendiri, bersama keluarga, maupun rombongan.
Hadirnya Warung Sate Lek Jan menjadi bukti bahwa kuliner tradisional masih memiliki tempat istimewa di tengah masyarakat.
Lebih dari sekadar tempat makan, warung ini menjadi ruang pelestarian rasa, tradisi, dan nilai-nilai lokal agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.
Penulis: Rival

