GARDA BLORA NEWS, BLORA – Tiga kabupaten di Jawa Tengah mendapatkan prioritas untuk penilaian pasar bersertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI), termasuk Pasar Sido Makmur. Pemerintah Kabupaten Blora, melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM, berkomitmen agar pasar ini menjadi contoh bagi pasar lainnya di daerah tersebut.
“Kami telah melakukan penilaian pada akhir Agustus dengan tim dari lembaga sertifikasi yang didampingi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah,” jelas Margo Yuwono, Kepala Bidang Pasar Dindagkop UKM Blora, pada Jumat, 11 Oktober 2024.
Tim LS Pro Asesor melakukan penilaian untuk menentukan kelayakan Pasar Sido Makmur dalam meraih gelar SNI. Margo menjelaskan bahwa ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, seperti kebersihan, penempatan alat ukur, dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
Meskipun ada beberapa catatan, pihaknya tetap optimis Pasar Rakyat Sido Makmur bisa mencapai status SNI. Penilaian dari Disperindag Provinsi Jawa Tengah menunjukkan hasil yang sangat baik, menempatkannya di urutan teratas.
“Tiga pasar sedang dalam proses untuk mendapatkan SNI, termasuk pasar dari Kabupaten Purworejo dan Kota Magelang,” tambah Margo.
Pengumuman pasar bersertifikat SNI direncanakan pada bulan November mendatang. Diharapkan sebelum waktu tersebut, Pasar Sido Makmur dapat menyelesaikan persyaratan dan mendapatkan hasil yang memuaskan.
“Kami berharap, dengan meraih sertifikasi SNI, Pasar Rakyat Sido Makmur dapat menjadi proyek percontohan untuk 13 pasar lain di Kabupaten Blora,” tutupnya.

