Desa Kamolan Gelar Musyawarah Desa Tindak Lanjuti Pembentukan Koperasi Merah Putih

GARDA BLORA NEWS, BLORA – Pemerintah Desa Kamolan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora menggelar Musyawarah Desa (Musdes) sebagai tindak lanjut atas surat dari Sekretaris Daerah Kabupaten Blora Nomor: 500.3/330/2025 terkait pembentukan Koperasi Merah Putih. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Majianto, perwakilan dari pihak kecamatan, perangkat desa, pendamping desa, serta unsur masyarakat lainnya pada Jum’at (9/5/25).

Musdes ini merupakan respon atas Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Pemerintah pusat menargetkan terbentuknya 80.000 Koperasi Merah Putih di seluruh wilayah Indonesia sebagai bagian dari strategi besar membangun kemandirian bangsa melalui swasembada pangan dan pemerataan ekonomi berbasis desa, dalam rangka menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Inpres tersebut memuat enam arahan utama Presiden, yakni:

1. Mengambil langkah komprehensif dan terkoordinasi dalam mempercepat pembentukan dan pengembangan koperasi desa.

2. Mendirikan Kopdes Merah Putih yang menjalankan kegiatan strategis seperti penyediaan sembako, layanan simpan pinjam, klinik, apotek, logistik, serta penyimpanan hasil produksi sesuai dengan potensi lokal.

3. Mengutamakan anggaran untuk mendukung percepatan pembentukan koperasi sesuai regulasi yang berlaku.

4. Melaksanakan strategi pembangunan koperasi secara holistik, berkesinambungan, dan inklusif.

5. Menerapkan strategi cepat (quick win) dalam program kerja kementerian/lembaga dan pemerintah daerah guna menjamin keterukuran dan akuntabilitas program.

6. Mengintegrasikan data dan informasi antar instansi untuk memperkuat perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program koperasi desa.

Kepala Desa Kamolan menyampaikan optimisme dan komitmennya terhadap program ini.

“Kami menaruh harapan besar kepada Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di Desa Kamolan. Kami percaya koperasi ini bukan sekadar lembaga simpan pinjam, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian desa. Dengan semangat gotong royong, semoga koperasi ini mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi seluruh warga,” ungkap Majianto.

Musdes ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam mengoptimalkan potensi lokal melalui kelembagaan ekonomi yang kuat dan mandiri.(val)

By admin

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!