GARDA BLORA NEWS, BLORA – Warga dan pengunjung Embung Rowo, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, dibuat geram akibat pencemaran limbah yang diduga berasal dari restoran di wilayah embung rowo.

Air embung dan persawahan di sekitarnya kini berubah menjadi hitam pekat dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat, terutama setelah hujan deras mengguyur sejak empat hari terakhir.
Seorang warga, U, mengungkapkan kekhawatirannya terkait kondisi embung saat ini.
“Mulai dari empat hari sebelumnya, saat hujan, limbah dari restoran meluap ke persawahan dan masuk ke embung. Kondisi Embung Rowo sekarang makin parah. Airnya hitam, baunya busuk, ikan-ikan mati,” ujarnya, Sabtu (1/11/2025).

Bau limbah yang menyengat dan air yang berubah warna membuat aktivitas di sekitar embung terganggu.
Para pemancing mengeluh karena ikan-ikan mati mengambang, sementara para petani khawatir sawah mereka ikut tercemar.
“Bisa dicek sendiri, sekarang air di sekitar Embung Rowo hitam pekat dan baunya menyengat. Para pemancing juga keluhkan ikan mati mengambang. Ini jelas akibat limbah dari restoran,” tambahnya.
Kondisi ini membuat para warga resah karena ikan-ikan mati mengambang, sementara para petani khawatir sawah mereka ikut tercemar.
Warga setempat menuntut tindakan cepat dari pihak berwenang, mereka khawatir jika pencemaran ini dibiarkan, ekosistem embung dan persawahan akan rusak permanen, mengancam mata pencaharian dan lingkungan sekitar.

