Terungkap! SPPG Bogowanti Gunakan Minyak Subsidi untuk MBG, Padahal Standarnya Bahan Premium

GARDA BLORA NEWS, BLORA – Penggunaan minyak goreng bersubsidi merek MinyaKita di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogowanti, Yayasan Mitra Cendekia Waskita, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, menjadi sorotan.

Minyak tersebut diketahui digunakan dalam proses memasak menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), padahal penyedia bahan pangan diwajibkan menggunakan bahan baku berkualitas premium.

Pemilik SPPG Bogowanti, Sumining, membenarkan bahwa pihaknya sempat memakai MinyaKita. Menurutnya, minyak goreng tersebut diperoleh dari pemasok yang selama ini menjadi rekanan penyedia bahan baku.

“Iya, memang ada. Kami mengambilnya dari supplier,” ujar Sumining kepada wartawan, Senin (20/7/2026).

Meski demikian, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Blora, Artika Diannita, menegaskan penggunaan MinyaKita tidak sesuai dengan ketentuan pelaksanaan Program MBG. Ia menekankan seluruh mitra diwajibkan memakai bahan baku premium demi menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat.

“Seharusnya tidak boleh. Semua bahan baku yang digunakan harus berkualitas premium karena menyangkut mutu makanan,” kata Artika.

Ia memastikan pihaknya akan memberikan pembinaan kepada mitra yang masih menggunakan minyak goreng bersubsidi agar tidak mengulanginya di kemudian hari.

“Kami akan memberikan pembinaan dan imbauan supaya ke depan tidak lagi menggunakan minyak tersebut,” tegasnya.

Kepala SPPG Bogowanti, Putri, juga membenarkan bahwa MinyaKita sempat digunakan di dapur produksi. Namun, ia menegaskan pemakaiannya baru berlangsung dalam waktu singkat.

Menurut Sumining, sebelum beralih ke MinyaKita, SPPG Bogowanti secara rutin menggunakan minyak goreng merek Sunco. Pergantian itu dilakukan setelah melihat beberapa mitra penyedia MBG lain memakai produk yang sama.

“Sebelumnya kami menggunakan Sunco,” ujar Putri.

“Saya biasanya pakai Sunco. Tapi setelah melihat beberapa teman sesama mitra memakai MinyaKita, akhirnya kami ikut menggunakannya,” ungkap Sumining.

Saat dimintai penjelasan mengenai mitra lain yang dimaksud, Sumining menyebut mereka merupakan sesama penyedia makanan Program MBG. Namun, ia memilih tidak mengungkap identitas mereka.

“Yang saya maksud teman-teman itu mitra-mitra lain. Untuk namanya tidak bisa kami sebutkan,” katanya.

Ia menambahkan, penggunaan MinyaKita di SPPG Bogowanti baru dimulai sejak Rabu pekan lalu.

Temuan tersebut kini menjadi perhatian Korwil SPPG Blora untuk memastikan seluruh mitra kembali mematuhi standar penggunaan bahan baku yang telah ditetapkan dalam Program Makan Bergizi Gratis.

By admin

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!